
Jembrana – Petugas gabungan TNI (Kodim 1617/Jembrana), Polri dan Satpol PP kembali menggelar razia vaksinasi (pemeriksaan) kepada para pengendara baik roda dua maupun roda empat yang melintas di Jalan Pahlawan Negara tepatnya di depan Polres Jembrana. Razia kali ini kembali dilaksanakan guna pemeriksaan terhadap kelengkapan surat (sertifikat) vaksinasi Covid-19, Rabu (22/06/2022).
Petugas gabungan yang terdiri dari Personel Kodim 1617/Jembrana, Polres Jembrana dan Satpol PP menghentikan setiap kendaraan yang melintas guna diperiksa kelengkapan sertifikat vaksinasi. Bagi pengendara yang tidak bisa menunjukan sertifikat vaksinasi (belum divaksinasi) baik tahap I, tahap II maupun vaksinasi booster diarahkan untuk menerima vaksinasi di gerai vaksinasi Polres Jembrana. Selanjutnya pengendara yang terjaring tersebut akan diperiksa tim medis dan apabila memenuhi persyaratan maka akan langsung diberikan vaksinasi.
Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos yang baru saja menjabat sebagai Dandim 1617/Jembrana saat di konfirmasi menuturkan bahwa dirinya akan mendukung digelarnya operasi (razia) vaksinasi Covid-19 oleh petugas gabungan guna mendukung program pemerintah dalam percepatan pencapaian target vaksinasi nasional. Masyarakat yang terjaring razia dan sama sekali belum menerima vaksin baik tahap I, Tahap II dan III (booster) selanjutnya akan diperiksa tim medis, apabila memenuhi persyaratan maka akan langsung diberikan vaksinasi oleh tenaga medis Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana.
“Saya akan mendukung Razia Vaksinasi untuk terus digelar oleh petugas gabungan agar masyarakat yang karena kesibukannya belum sempat melaksanakan vaksinasi dapat terlayani dan menerima vaksinasi,” sambung Dandim Teguh.
Lebih lanjut Dandim Teguh mengatakan dengan masih ditemukannya masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi khususnya vaksinasi booster dalam razia tersebut tentunya perlu mendapat perhatian pihak terkait. Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut menerima vaksinasi dimana vaksinasi sebagai salah satu upaya untuk memutus penyebaran Covid-19.
Tinggalkan komentar