Babinsa Pohsanten Pimpin Ritual Persembahyangan Mulai Menanam Padi Krama Subak

Jembrana (Wartamasa.com) – Ritual persembahyangan saat memulai menanam padi dan membuka air untuk mengaliri sawah dilakukan setiap 6 bulan. Persembahyangan tersebut digelar oleh krama subak Sawe Dangin Tukad dan krama subak Sawe Dauh Tukad, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Rabu (23/11). 

Hal tersebut dikatakan Pelda Ida Bagus Gede Priada seusai memimpin jalannya persembahyangan. Pelda IB Priada sendiri merupakan Anggota Koramil 1617-02/Mendoyo yang sehari hari berdinas sebagai Babinsa Pohsanten sekaligus mengemban amanah sebagai Pemangku di Pura Kodim 1617/Jembrana.

Menurut Pelda IB Priada ritual persembahyangan tersebut seharusnya di puput (dipimpin) oleh Pemangku Subak setempat, namun karena Pemangku Subak sedang sakit dan tidak bisa beraktivitas sehingga Kelian Subak meminta dirinya untuk memimpin ritual persembahyangan.

Ritual persembahyangan yang berlangsung di Pura Subak Gunung Urip dan Dam irigasi pembagian air masing-masing Subak tersebut dihadiri oleh Kelian Subak Sawe Dangin Tukad dan Kelian Subak Sawe Dauh Tukad, Bendahara dan Sekretaris Subak serta Krama Subak Sawe Dangin Tukad.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai